Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Dan Dengkul Rahmapun Muncul Kembali


……
……
Rahma Sarita dalam Ada Apa Berita di Jak-TV pada 28 Februari 2012 dengan rok dibawah lutut.
……
……
Rahma Sarita dalam Ada Apa Berita di Jak-TV pada 29 Februari 2012, merupakan hari kedua dengan rok dibawah lutut. Kedua lutut tertutup rapi oleh rok yang sekitar satu jengkal di bawah lutut.
eiittt …….. menjelang akhir acara pada hari kedua rok dibawah lutut itu, rok sebelah kanan mulai tertarik ke atas sehingga lutut kanan mulai muncul sedikit ………
……
……
Rahma Sarita dalam Ada Apa Berita di Jak-TV pada 1 Maret 2012, tapi bukan merupakan hari ketiga dengan rok dibawah lutut. Sebab seperti sudah ngak tahan lagi, Rahma Sarita muncul dengan rok diatas lutut dan kedua lutut sudah muncul lagi.
entah kenapa bertolak pinggang di depan pengacara Teuku Nasrullah.
……
……
……


Dua malam, Selasa 28 Februari 2012 dan Rabu 29 Februari 2012, kamu muncul dengan rok dibawah lutut yang dengan rapi menutupi lutut kamu meskipun sedang duduk, tidak seperti rok di bawah lutut yang tanggal 16 Februari 2012 yang saat kamu duduk tetap muncul dengkul kamu.

Entah apa yang menyebabkan dua malam itu kamu sembunyikan dengkul kamu, tapi karena itu terjadi setelah pada Selasa siang 28 Februari 2012 aku menulis soal Sheikha Mayassa yang berjilbab, sehingga mungkin juga karena itu kamu muncul pada dua malam itu dengan dengkul tertutup. Namun saat itu aku sudah berpikir, akan tahan berapa lamakah Rahma Sarita dengan dengkul tertutup seperti itu.

Dan betul juga, ternyata cuma bertahan dua malam saja, sebab pada Kamis 1 Maret 2012 malam kamu sudah muncul dengan dengkul yang terbuka lagi, rok kamu berada beberapa sentimeter di atas dengkul pada saat kamu duduk.

Tapi mungkin ada alasan terkait dengan aku, yaitu karena pada Rabu 29 Februari 2012 malam aku latihan lagi dengan bantuan Internet. Sehingga mungkin kamu pikir agar latihanku tidak diikuti dengan praktek yang tersasar ke orang lain, aku menikah dengan orang lain, lebih baik kamu muncul menarik perhatianku lagi dengan dengkul terbuka itu. Kalau emang kamu serius ingin menikah sama aku, ada cara lain yang lebih baik tanpa harus pamer lutut di TV, yaitu dengan hubungi aku untuk bicarakan pernikahan kita.

Terus terang aku memang merasa perlu latihan-latihan seperti itu, sebab entah kenapa aku selalu menjadi tidak enak badan kalau sudah latihan seperti itu. Namun bukan cuma aku, sebab di koran beberapa tahun lalu aku pernah baca bahwa di Inggris pernah dilakukan survey dan ternyata lebih dari 25% laki-laki Inggris juga mengalami tidak enak badan seperti itu kalau sudah melakukan kegiatan itu.

Dulu aku sempat berpikir mungkin karena aku kurang terbiasa saja, sehingga pada saat-saat tertentu akupun latihan lebih intensif setiap hari selama beberapa hari. Namun tetap saja muncul keadaan tidak enak badan. Sempat pula aku pikir mungkin karena di bawah sadar aku terlalu takut dosa sehingga muncul keadaan tidak enak badan.

Tapi sekarang ini ketika aku pikir latihanku adalah karena sudah muncul beberapa bencana besar setiap kita seperti akan berpisah, sehingga latihanku adalah agar dapat berfungsi dengan baik pada saat menjadi suami kamu, meskipun kemudian pernikahan kita itu adalah untuk aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia, dengan kata lain kita menikah untuk amal kebaikan untuk umat manusia, namun tetap saja keadaan tidak enak badan itu muncul juga.

Keadaan ini menyebabkan aku tidak dapat terlalu menikmati kegiatan itu, karena selalu muncul phobia bahwa kegiatan itu cuma akan diikuti aku menjadi tidak enak badan. Tidak jarang pula keadaan tidak enak badan itu diikuti oleh kemunculan situasi-situasi yang merugikan, seperti bawa sial, walaupun ini lebih seperti mistik atau tahyul belaka, sehingga kemudian aku cenderung tidak mau bepergian kecuali kalau sudah melakukan proses pemulihan kondisi kesehatanku, sudah merasa lebih enak badan.

Kalau dari sudut agama, mungkin ini memang bagian pertahanan dari langit agar aku tidak terlalu menikmati dunia fana ini. Sebab ‘kan tidak mungkin juga kalau aku harus jadi Ateis dulu agar dapat menikmati tanpa muncul keadaan tidak enak badan seperti itu.

Kalau dari sudut yang lebih ilmiah, berarti sangat mungkin aku ini emang termasuk tipe laki-laki seperti yang dilakukan survey di Inggris itu, yaitu laki-laki yang selalu akan merasa tidak enak badan kalau sesudah melakukan kegiatan itu.


Jakarta, 1 Maret 2012.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: