Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Mengagendakan Pembicaraan Yang Serius


…….
…….
12 Januari 2012
…….
…….
…….
11 Januari 2012
11 Januari 2012
…….
…….
…….
…….


Sudah lebih dari sepuluh tahun sejak kita pertama berkenalan di awal tahun 2001, malah tahun ini sudah menjelang sebelas tahun. Aku pikir sudah cukup waktu untuk kita mengadakan pembicaraan yang serius mengenai apa yang sedang terjadi dengan kita ini, sebagai tanggungjawab kita kepada Allah. Juga tanggungjawab kita kepada umat manusia mengingat sudah muncul beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan kita.

Apakah bencana-bencana besar yang seperti terkait dengan kita itu sekedar pemanasan, sebelum muncul bencana-bencana besar lain. Dan bagaimana sikap kita menghadapi keadaan ini, dimanakah kita harus menempatkan posisi kita. Apakah kita sedang mendapat tugas khusus dari Allah terkait nasib umat manusia di dunia ini. Tapi tentu bukan tugas untuk mengubah dunia, karena tugas seperti itu akan terlalu berat untuk kita.

Kalau kamu kurang sreg untuk mengadakan pembicaraan serius itu di kantor kamu, karena kalau di kantor pikiran kamu lebih tertuju ke pekerjaan, dapat kita lakukan di tempat lain. Apabila kamu merasa aku tidak perlu tahu tempat tinggal kamu, dapat kita lakukan pembicaraan serius itu di rumah famili kamu. Agar aku tidak tahu alamat tepat famili kamu itu, kamu boleh tutup mataku ketika kita dalam perjalanan.

Sedapat mungkin kita lakukan pula sholat Dhuhur bersama, dan sesudah sholat kita mohon sekuat mungkin kepada Allah SWT sambil menangis. Kita mohon agar kita tidak salah menempatkan posisi kita setelah beberapa isyarat penting yang dimunculkan Allah SWT untuk kita selama ini, juga mohon sebaik mungkin bimbingan dan pertolongan Allah SWT.

Kita tidak berada dalam kapasitas untuk mencegah kiamat kalaupun Allah sudah berkehendak untuk memunculkan kiamat, tapi minimal kita berada pada posisi yang benar dengan mendapat pertolongan dan bimbingan Allah SWT. Tentu sebagian besar orang tidak ingin kiamat muncul dalam waktu dekat ini, oleh sebab itulah mengingat sudah muncul beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan kita, maka antara lain karena soal inilah kita perlu mengadakan pembicaraan yang serius.

Bukan mustahil kita sedang dijadikan patokan oleh Allah SWT diantara patokan2 lain yang ada, mengenai seberapa baik respon kita terhadap isyarat-isyarat yang dimunculkan Allah SWT. Kalau kita tidak memberikan respon yang baik, karena kita lebih suka bersikap pragmatis materialistis meskipun sudah muncul beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan kita, maka bukan mustahil dapat memunculkan kesan di langit bahwa umat manusia sudah tidak ada harapan lagi dalam hubungan dengan Allah SWT, karena semua sudah lebih suka diukur oleh manusia berdasarkan pragmatisme dan materialisme duniawi. Ibadah lebih disebabkan untuk urusan kesenangan duniawi belaka, bukan karena kecintaan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Maka kalau dalam waktu dekat ini kita ketemu lagi, aku mohon kamu sudah mempersiapkan diri untuk kasih tahu aku tanggal berapa dan jam berapa aku harus pergi ke tempat tertentu sebelum kamu jemput menuju tempat kita mengadakan pembicaraan yang serius itu. Atau SMS aku. Mengingat kita berada dalam situasi yang dapat dikatakan darurat untuk kebaikan umat manusia, moga-moga kamu dapat bersikap tidak menganggap hubungan kita ini sekedar hubungan laki dan perempuan dalam situasi normal yang dipenuhi intrik dan permainan duniawi. Melainkan hubungan dua orang yang sedang mendapat tugas penting dari Allah SWT terkait nasib umat manusia di dunia ini.


Jakarta, 13 Januari 2012.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: