Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Kurang Syahid Bagaimana


Mengenai dukungan mantan presiden George HW Bush kepada Mitt Romney yang seperti berarti Bush 41 Mendukung Jalur Romeo and Juliet terkait soal kita akan ketemu ajal sebagaimana Romeo and Juliet, aku cuma mau ingatkan kamu agar jangan sampai kita ditegur oleh Allah berupa “Kurang Syahid Bagaimana”.

Orang-orang lain pada ingin syahid agar di akherat kelak bisa dekat dengan Rasulullah s.a.w., ……….laaaah ini kita sudah diberi jalan malah tidak direspon dengan baik.

Mungkin kamu berpikir kalau kita ikuti ucapan mantan presiden George HW Bush berarti kita mengkhianati presiden Obama. Lha, aku ‘kan nggak ada rencana ganti nama, aku tetap bernama A.M. Firmansyah dimana dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” itu berarti “empat”, dan presiden Obama adalah presiden ke 44.

Sebelum jadi presiden, George HW Bush pernah jadi kepala CIA pada 1976-1977, lalu pada 1981-1989 sebagai wapres untuk presiden Ronald Reagan yang menjadi presiden pada dua masa jabatan, yang terkenal bukan cuma di Amerika tapi juga di seluruh dunia karena merupakan bintang film yang berubah haluan jadi presiden, dan termasuk langka. Malah sampai ada bandar udara yang diberi nama Ronald Reagan airport. Dan George HW Bush menjadi presiden pada 1989-1993, dalam biography pada situs “bushlibrary.tamu.edu” disebut bahwa “President Bush was the first sitting vice president to ascend to the presidency since 1837”.

Berarti semua ini bukan main-mainan, Allah SWT sedang memberi kesempatan langka kepada kita. Dan karena Allah mengetahui kemampuan kita maka George HW Bush menambahkan kata-kata “not a bomb thrower”, sebab Allah tahu kita tidak mungkin pakai bom atau yang semacam itu, dan yang dimunculkan justru kisah cinta Romeo and Juliet, kurang indah bagaimana.

Maka itu kita lebih baik fokus kepada kesempatan langka yang sedang dikaruniakan oleh Allah SWT ini. Soal apakah kita akan betulan meninggal atau bagaimana, tentu Allah SWT lebih tahu. Seperti ketika Ibrahim a.s. menjalankan perintah Allah, beliau juga  tidak tahu apakah sang anak yang bernama Ismail a.s. akan betulan meninggal atau tidak, yang penting dijalani saja perintah Allah itu. Lha kita ‘kan harus meniru teladan para nabi.

Jangan kita malah melebar ke soal-soal lain, di dunia ini ‘kan tidak lepas dari kegiatan para malaikat dan para setan. Kalau kita melebar ke soal-soal lain, malaikat aja bingung apalagi setan. Dan karena bingung, setan jadi menimbulkan godaan yang tidak biasa, yang tidak standar, sehingga bikin kita puyeng, malaikatpun jadi kerepotan menangani urusan kita.

Lebih baik kita dalam waktu dekat ini mengadakan pembicaraan yang serius untuk menunjukkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, kita bersedia ditanggalkan berdua dari dunia fana ini untuk kebaikan umat manusia.


Jakarta, 29 Desember 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: