Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Pertama Kali Lihat Rahma Di JakTV Sesudah Lebih Satu Tahun Rahma Menghilang


……..
……..
struk pembelian empat butir telur pada tanggal 9 Desember 2011 di Indomaret, bersama krupuk cumi, chocolatos mini, dan chocolatos biasa yang sedang ada diskon yaitu beli dua ekstra satu.
……..
sebelum pulang sempat motret satpam dan mobil.
……..
setelah sekitar satu tahun lebih aku tidak berhasil menemukan kamu, pada Selasa 13 Desember 2011 akhirnya aku lihat kamu muncul di program baru Ada Apa Berita di JakTV yang disiarkan secara LIVE.
……..
……..
Pada malam yang sama dengan aku lihat kamu pertama kali di JakTV Selasa 13 Desember 2011 malam, ada acara lain yang juga disiarkan LIVE yaitu Indonesia Lawyers Club di TV-One dengan topik soal Jembatan Kukar runtuh.
……..
……..
……..
……..
……..
……..


Sesuai yang aku sebut di suratku “Pesan Twitter Bill Gates Shock WAD 11 Dan Socrates Wafat Pada Tanggal 4 Desember 2011” tertanggal 5 Desember 2011, yaitu soal “Oleh sebab itu lebih baik kita adakan komunikasi lebih dulu mengenai tanggal berapa kita akan mengadakan pembicaraan yang serius. Mungkin tanggal sembilan akan baik juga, sebab kemarin aku lihat di Internet bahwa salah satu kapal yang digunakan menggantikan jembatan runtuh di Mahakam bernama KM Billy. Padahal nama KM Billy itu dapat berarti “ke Ema Billy” yaitu ke status kamu sebagai Ema untuk aku seperti tanteku tante Ema yang tetap hidup setelah sang suami Oom Noel wafat beberapa tahun lalu. Kalau kemudian malah Bill Gates yang wafat, ‘kan kita bisa disalahkan oleh orang banyak. Dan kalau bukan cuma Bill Gates, melainkan juga orang lain dengan nama “B” yang wafat karena sakit, sebab pada nama “B ill” itu dimana “ill” berarti sakit sehingga seperti berarti “B sakit” , maka kita akan disalahkan karena tidak melakukan pencegahan. Dengan kita mengadakan pembicaraan yang serius pada tanggal sembilan, dapat sekaligus berarti “tanggal as Em Bill ane”, kamu menanggalkan status kamu sebagai Ema untuk orang lain……”

Maka pada tanggal 9 Desember 2011 siang sesudah sholat Jumat aku berangkat naik angkot, tapi cuma sampai di Mal Cinere. Sebab ada yang belum terjadi, yaitu komunikasi yang aku sebut di surat itu, yang aku harap dapat kita lakukan sebelum aku datang.

Bukan apa-apa, kalau tanpa komunikasi tentang jam berapa dan dimana kita adakan pembicaraan serius, maka dapat terjadi lagi seperti yang sudah-sudah, kita tidak jadi melakukan pembicaraan serius dan kemudian terjadi lagi bencana besar yang seperti terkait dengan kita.

Ada sempat muncul SMS di hp-ku pada 6 Desember 2011 jam empat pagi kurang 18 menit, yang seperti merespon suratku tanggal 5 Desember 2011 itu, tapi SMS itu cuma berisi titik-titik saja, aku nggak tahu apa dari kamu atau bukan. Aku sudah coba hubungi balik, tapi tidak ada jawaban.

Di pihak lain aku serius khawatir kalau terjadi sesuatu pada Bill Gates atau orang lain yang memuat nama yang diawali “B” seperti yang aku tulis di suratku itu. Apalagi pada 8 Desember 2011 Bill Gates memuat pesan Twitter mengenai Beijing, yang diawali oleh “B” juga, sehingga seperti respon terhadap suratku tanggal 5 Desember 2011 itu soal aku mau bicara serius sama kamu pada 9 Desember 2011.

Oleh sebab itu sepulang dari Mal Cinere aku mampir di Indomaret beli telur 4 butir, sebab telur ‘kan seperti angka nol, jadi 4 telur berarti empat nol, biar aku saja yang menjadi nol ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

Malam hari aku baru ingat, ada lagi yang diawali dengan “B” yaitu Barrack Obama. Selama ini aku lebih suka mengingat nama presiden Obama saja, sehingga menjelang tanggal 9 itu aku baru ingat bahwa di depan nama Obama ada nama Barrack. Dan entah kenapa pada malam hari itu aku merasa tindakanku beli empat telur itu masih kurang, aku tetap harus ke kantor kamu, dan aku pikir lebih baik pada keesokan hari yaitu tanggal 10. Agar sekalian berarti aku tidak ada tujuan politik, tidak akan menyebabkan orang nomer satu di negara ini ataupun di tempat-tempat lain menjadi tanggal dari kedudukan beliau-beliau.

Mungkin juga karena pada waktu pulang dari Mal Cinere, di dalam angkot dimana aku naik di depan disamping supir, ada beberapa ibu-ibu berkerudung yang duduk di belakang. Dan mereka sempat mengatakan “….’kan sudah janji……” pada saat mengobrol. Juga ada yang bersuara mirip kakak iparku dan mengatakan “jadi beban ….”, sehingga aku pikir betul juga, kalau aku tidak kunjung mengadakan pembicaraan yang serius sama kamu agar kemudian aku menikah sama kamu dan ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia, aku bisa dikutuk oleh Allah dan cuma menjadi beban orang-orang di lingkunganku.

Hari Sabtu pagi tanggal 10 Desember 2011 aku ke kantor kamu. Di ruang tunggu tamu ada tiga orang yaitu satpam dan dua orang anak muda, satu laki satu perempuan, yang laki duduk di kursi untuk tamu dan yang perempuan di kursi resepsionis. Aku tanya sama satpam, kalau mau ketemu kamu lebih baik dimana, apakah di kantor yang aku datangi itu atau di Warung Buncit. Sebab beberapa hari sebelum itu aku pernah telepon dan diberi tahu kamu jarang ada di kantor yang aku datangi itu, sedangkan kalau shooting untuk berita siang kamu lakukan di studio Warung Buncit.

Satpam itu bilang lebih baik ke JakTV saja dan pada hari kerja, bukan Sabtu atau Minggu, sebab sejak satpam itu kerja disitu dia belum pernah lihat ada kamu di kantor itu. Anak muda yang laki itu juga ikut memberi tahu lokasi kantor JakTV. Akupun pulang, meskipun dengan sedikit pesimis, sebab beberapa minggu yang lalu aku sudah pernah juga telepon ke JakTV tapi yang terima telepon bilang tidak ada nama kamu diantara para pegawai.

Hari Senin 12 Desember 2011 meskipun hari kerja, aku tidak pergi sesuai ucapan satpam itu sebab Senin adalah tanggal 12 yang kalau dijumlah menjadi 3, sehingga dapat berarti tanggal tiga, orang-orang yang terkait dengan tiga ditanggalkan dari dunia ini dan dapat menyebabkan terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung ke hari kiamat.

Hari Selasa 13 Desember 2011 juga aku tidak ada rencana untuk datang, sebab tanggal 13 tampak seperti huruf “B”, sehingga dapat kontra-kondusif dengan yang aku sebut diatas soal tanggal sembilan.

Namun pada dinihari Selasa 13 Desember 2011 itu seusai sholat aku mohon kalau memang Allah ada rencana memberi tugas untuk kamu dan aku untuk kebaikan umat manusia, aku mohon limpahan pertolongan dan bimbingan. Sebab sekedar untuk mengetahui dimana kamu sebetulnya bekerja sekarang saja sudah sulit, kalau tanpa pertolongan dan bimbingan Allah tentu aku tidak bakal mampu.

Ternyata beberapa jam kemudian pada Selasa 13 Desember 2011 malam hari sekitar jam tujuh ada kejutan, aku menemukan kamu, muncul siaran di JakTV.

Sebelum itu sekitar lima bulan lalu sebetulnya aku juga sudah dikasih tahu oleh penggemar kamu yang kemudian jadi temanku di Internet, bahwa dia lihat kamu muncul di JakTV sore hari. Tapi sejak itu aku beberapa kali setel JakTV namun belum pernah lihat kamu betulan muncul di JakTV, sehingga aku pikir dia cuma salah lihat aja, mungkin TV dia lagi burem sehingga penyiar lain disangka kamu.

Kemudian beberapa hari lalu aku sempat lihat acara B-Jak, acara talk-show petang hari di JakTV, dan seperti ada suara kamu. Tapi acara sudah hampir selesai dan kamera tidak mengambil gambar semua yang hadir pada saat acara ditutup, sehingga aku pikir mungkin cuma kebetulan saja ada orang lain yang bersuara mirip kamu.

Baru pada Selasa 13 Desember 2011 kemarin malam itulah, ternyata aku betulan lihat kamu di JakTV, dalam acara baru yang bernama Ada Apa Berita yang disiarkan LIVE, dan kebetulan bersamaan dengan di TV-One sedang ada siaran LIVE Indonesia Lawyers Club dipandu pak Karni Ilyas, soal jembatan Kukar yang runtuh yang sebagaimana aku sebut di suratku “Ganti Batere Jam Laptop Tanggal 26 Dan Jembatan Kukar Runtuh” seperti merupakan bencana yang terkait dengan kita juga.

Semula pada Selasa siang aku sempat berpikir akan datang pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2011, sebab tanggal 14 terkait namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda “fir” itu berarti empat, jadi sesuai dengan kesediaanku untuk ditanggalkan, dilepaskan dari dunia ini. Tapi karena pada Selasa malam itu kamu pakai baju merah, yang seperti berarti lampu merah, berarti aku jangan datang, maka aku tidak jadi datang pada hari Rabu. Lagipula memang riskan juga, sebab “hari Rabu” seperti berarti aku berada dibawah seperti posisi Prince Harry yang dibawah Prince William, dan justru kamu yang “Rabu” yaitu “Rahma up you”, kamu yang naik ke langit menghadap Allah ketemu ajal.

Sekarang yang menjadi persoalan penting adalah, setelah beberapa bulan kamu menghilang namun baru aku temukan lagi muncul LIVE di JakTV beberapa jam setelah aku mohon “….kalau memang Allah ada rencana memberi tugas untuk kamu dan aku untuk kebaikan umat manusia, hamba mohon limpahan pertolongan dan bimbingan…….”, maka apakah ini berarti kita memang sedang harus menjalankan tugas penting dari Allah untuk kebaikan umat manusia…….. moga-moga dalam waktu dekat ini kita bisa mengadakan pembicaraan yang serius, untuk kebaikan umat manusia.


Jakarta, 15 Desember 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: