Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Kucing Bule Hilang, Tony Blair Ketemu Pak Budiono, “Tony Tak Berakhir” Jadi Presiden Baru Singapura, Dan Skor 3-0 Dari Iran


……
……
……
……
……
Wapres Boediono terima kunjungan Tony Blair
……
BBC.co.uk – 23 Agustus 2011 – 12:13 WIB
……
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menemui sejumlah pejabat penting di Indonesia hari ini, termasuk Wapres Boediono serta Menko Perekonomian Hatta Radjasa.
……
Dalam kunjungan di kantor Wapres yang berlangsung sekitar 30 menit, Selasa 23 Agustus pagi, Wapres Boediono didampingi oleh Deputi Bidang Politik Sekretariat Wapres, Dewi Fortuna Anwar, sementara Blair diantar oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mark Channing.
……
Kunjungan Blair -menurut informasi Kedutaan Inggris- bersifat pribadi dan bukan berkenaan dengan posisinya selaku mantan pemimpin pemerintahan Inggris. Dan Staf Wapres Dewi Fortuna Anwar menambahkan kepada para wartawan bahwa mengatakan kunjungan Blair dilakukan bersamaan dengan liburan keluarganya ke Bali dan Lombok yang sudah berlangsung selama sepekan.
……
……
Presidential candidate Tony Tan, accompanied by his wife Mary Chee (R), greets supporters at Toa Payoh Stadium in Singapore early August 28, 2011. Singapore’s presidential election has gone into a recount as the votes won by the top two candidates, former Deputy Prime Minister Tony Tan and medical doctor Tan Cheng Bock, were too close to call. REUTERS/Tim Chong (SINGAPORE – Tags: POLITICS ELECTIONS) Sat, Aug 27, 2011
……
Tony Tan shakes the hands of supporters at a stadium in Singapore early on August 28, 2011. Tan, a veteran politician and banker, was declared the winner of Singapore’s presidential election on August 28 after a recount gave him a razor-thin margin that exposed a sharply split electorate. AFP – Sun, Aug 28, 2011
……
……
Iran’s Andranik Teimourian celebrates after scoring the third goal of his team during their 2014 World Cup Asian zone qualifying football match against Indonesia at Azadi stadium in Tehran on September 2, 2011. Javid Nikpour /AFP/Getty Images – Getty Images via Yahoo! News – Sep 02 12:55am
……
Portuguese Carlos Queiroz, coach of Iran’s national soccer team, looks on, prior to the Iran and Indonesia soccer match of FIFA 2014 World Cup qualifiers, at the Azadi (Freedom) stadium in Tehran, Iran, Friday, Sept. 2, 2011. (AP Photo/Vahid Salemi) – AP via Yahoo! News – Sep 02 11:59am
Bambang Pumungkas (R) of Indonesia heads the ball next to Iran’s Javad Nekounam during the 2014 World Cup qualifying soccer match at Tehran’s Azadi stadium September 2, 2011. September 2, 2011 . REUTERS / Caren Firouz (IRAN – Tags: SPORT SOCCER) Reuters via Yahoo! News – Sep 02 12:59pm
……
Firman Utina of Indonesia checks on Iran’s Ghassem Hadadifar during the 2014 World Cup qualifying soccer match at Tehran’s Azadi stadium September 2, 2011. REUTERS /Caren Firouz (IRAN – Tags: SPORT SOCCER) – Reuters via Yahoo! News – Sep 02 12:54pm</
……
Javad Nekounam. Youtube.com / uce85 – irangoals.com
Andranik Teimourian. Youtube.com / uce85 – irangoals.com


Sejak awal tahun 2009 di rumah tempat tinggalku dipelihara dua ekor kucing. Kedua kucing itu dilahirkan di tempat tinggalku oleh seekor kucing belang tiga yang sering datang dan sering aku kasih makan. Semula ada tiga ekor kucing yang dilahirkan, tapi sebulan kemudian yang satu mati sehingga tinggal dua ekor.

Kedua ekor kucing itu, yang satu diberi nama Si Bule karena sebagian besar bulu dia berwarna putih kecuali sebagian berwarna kuning di kepala dan di ekor serta dekat ekor. Sedangkan yang satu lagi diberi nama Si Cemong karena ada warna krem seperti cemong di muka dia yang berwarna campuran putih abu-abu dan krem itu.

Setelah berusia sekitar satu tahun, kedua kucing itu sering tidur di kamarku karena aku suka kasih makanan kucing Whiskas atau Friskies. Namun sejak sekitar awal tahun 2011 ini yang lebih sering tidur di kamarku adalah si Bule, biasa tidur di bagian kaki tempat tidurku, atau di atas meja atau di belakang TV.

Semula dibelakang TV ada dua kardus, kardus putih yang lebih lebar dan kardus Aqua diatas. Sehingga kucing-kucing itu cuma bisa tidur di bagian sempit di antara TV dan kardus itu. Namun sekitar enam bulan lalu aku bereskan, aku pindahkan kardus Aqua itu sehingga kardus putih yang lebih lebar jadi bisa ditempati untuk kucing tidur. Dan ternyata menjadi tempat favorit karena dekat jendela sehingga bisa sambil melihat keluar ke halaman rumput di depan rumah.

Sekitar pertengahan Agustus 2011, kucing yang bernama si Bule menghilang. Mula-mula aku pikir itu biasa saja, sebab sebelum ini juga sudah sering kucing-kucing yang dipelihara menghilang kadang dua atau tiga hari atau lebih. Tapi hari demi hari berlalu, sampai saat aku tulis surat ini si Bule belum juga muncul lagi. Mungkin dipelihara orang lain, atau mati tertabrak sebab selama bulan puasa sering ada yang pasang petasan padahal si Bule itu suka takut kalau dengar petasan. Kalau sedang tidur di atas kardus di belakang TV lalu ada suara petasan atau kembang api yang meledak di atas,  si Bule akan langsung loncat ke bawah dan berjalan dengan badan direndahkan, lalu sembunyi di kolong tempat tidur.

Pada sekitar awal Juli 2011 si Bule sempat sakit, kaki belakang kiri bengkak dan ada luka kecil entah karena berkelahi sama kucing lain atau digigit ular. Bengkak itu semakin besar sehingga kalau jalan cuma menggunakan tiga kaki dan kaki yang bengkak itu ditekuk ke atas. Dan dia menghabiskan waktu dengan jemur badan di halaman belakang, dekat tembok belakang di tanah yang legok. Kalau sebelum sakit waktu berjemur cuma sampai jam sebelas pagi, namun pada saat sakit itu dia berjemur sampai jam tiga siang.

Setelah sekitar empat hari, bengkak itu mulai kempes dan luka kecil itu mulai terbuka, bulu-bulu di sekitar luka itu rontok sehingga botak dan tampak merah darah di luka itu sehingga sering dijilati. Dan dia sudah bisa jalan dengan empat kaki meskipun masih agak pincang. Sekitar tiga hari setelah itu, atau sekitar seminggu setelah mulai sakit, sudah hilang luka itu, tinggal bagian yang botak saja yang tampak. Dan beberapa hari kemudian bagian botak itu sudah ditumbuhi bulu lagi.

Namun kemudian pada akhir Juli 2011 ada luka lain di kaki kanan belakang, dan bulu di belakang kepala kotor dengan warna coklat tanah dan hitam oli bekas. Tapi entah karena sudah terimunisasi atau bagaimana, luka kedua kali itu tidak terlalu menimbulkan efek negatif, cuma sekitar tiga hari dia berjemur sampai siang itupun di teras belakang rumah. Dan tidak sampai harus berjalan dengan tiga kaki, cuma sedikit pincang.

Sekitar lima hari sebelum hilang, luka itu sudah sembuh dan tampak lebih bersih pula di seluruh bulu dia. Aku sempat mengelus-elus dan terasa seperti baru dimandikan dengan shampoo, terasa lebih lembut bulu-bulu si Bule itu.

Sekitar dua hari sebelum hilang, dia sempat tidur di bagian kepala tempat tidurku, dengan kepala menyender ke bantal yang sedang aku senderkan ke tembok. Kemudian dia menghilang, belum muncul lagi sampai sekarang.

Lalu pada 23 Agustus 2011 muncul berita mantan PM Inggris Tony Blair berkunjung ke Jakarta menemui Pak Budiono dan Pak Hatta Rajasa. Nama pak Budiono megningatkan aku pada Lady Diana yang wafat pada tahun 1997 setelah sejak tahun 1995 aku sempat tuliskan beberapa surat dan buatkan beberapa lukisan.

Kemudian pada 28 Agustus 2011 muncul berita Tony Tan terpilih menjadi presiden baru Singapura. Nama belakang Tony Tan itu seperti berarti “tak end”, atau “tidak berakhir”, sedangkan nama depan beliau seperti nama mantan PM Inggris Tony Blair, sehingga nama beliau seperti pesan berupa “Tony Tak Berakhir”.

Inggris dikenal sebagai negara yang berada pada barisan depan negara-negara termaju di dunia, mewakili kemajuan peradaban umat manusia, dan sejauh ini Inggris dan sebagian besar negara-negara termaju dunia didominasi oleh orang-orang yang terkait dengan “tiga”. Sehingga presiden baru Singapura “Tony Tak Berakhir” itu seperti pesan agar jangan sampai seperti si Bule kucing yang menghilang sejak pertengahan Agustus 2011 itu, sebab kalau orang-orang yang  terkait dengan tiga itu menghilang dari dunia ini dapat menyebabkan terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah massal yang berujung pada hari Kiamat disebabkan kedahsyatan senjata-senjata pemusnah massal itu.

Pesan ini seperti diperkuat dengan hasil pertandingan timnas Indonesia vs. Iran pada Pra Piala Dunia di Iran tanggal 2 September 2011 dimana skor akhir adalah 3-0 untuk Iran.

Dua gol dihasilkan oleh Javad Nekounam, pemain Iran yang saat ini bermain pada klub Osasuna Spanyol. Sedangkan satu gol oleh Andranik Teimourian pemain Iran yang saat ini bermain di klub Fulham Inggris.


Jakarta, 5 September 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: