Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL: Mencermati Isyarat Dari Kasus Nazaruddin


This picture released by the Central Directorate of the Judicial Police and Intelligence (DIJIN in Spanish) shows the ex-treasurer of Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono’s party, Muhammad Nazaruddin (C), being escorted by Colombian police officers following his arrest in Bogota. Colombia said Tuesday it was awaiting word from Indonesia to extradite Nazaruddin. AFP -Tue, Aug 9, 2011.
Indonesia’s Nazaruddin Muhammad (brown jacket) is escorted off an aircraft by police at Halim Perdana Kusuma airport in Jakarta August 13, 2011. Muhammad was captured in airport in Cartagena, Colombia. He is accused of accepting bribes worth almost $3 million in connection with tenders for the South East Asian (SEA) Games, to be hosted by Indonesia this year, authorities said. REUTERS/Supri (INDONESIA – Tags: CRIME LAW) – Reuters via Yahoo! News – Aug 13 06:48am
Indonesian Nazaruddin Muhammad (C) is seen during the handover from Indonesian Interpol to the Corruption Eradication Commission (KPK) in Jakarta August 13, 2011. Muhammad was captured in Cartagena, Colombia and is accused of accepting bribes worth almost $3 million in connection with tenders for the South East Asian (SEA) Games, to be hosted by Indonesia this year, authorities said. REUTERS/Stringer (INDONESIA – Tags: POLITICS CRIME LAW SPORT) – Reuters via Yahoo! News – Aug 13 11:13am
Nazaruddin usai diperiksa selama lebih dari dua jam oleh penyidik KPK di Jakarta, Kamis 18 Agustus 2011. TEMPO/Seto Wardhana – Kamis, 18 Agustus 2011 | 16:39 WIB
…….
…….
Tabel ranking dan score negara-negara dunia dalam hal paling tidak korupsi oleh Transparency International. Tahun 1996-1997 Indonesia pada posisi ke 46 dari 52 negara, pada tahun 2010 Indonesia pada posisi 110 dari 178 negara. Atau mungkin lebih mudah dilihat dalam score, dimana score tertinggi atau yang paling tidak korupsi adalah 10, dan negara yang paling mendekati score tertinggi pada tahun 1996-1997 maupun pada tahun 2010 adalah Denmark. Indonesia pada tahun 1996 memperoleh  score 2,65, pada 1997 memperoleh 2,72 dan pada 2010 memperoleh 2,8.
…….
 oknation.net


Kasus korupsi Nazruddin yang menjadi ramai beberapa bulan belakangan ini perlu kita waspadai kalau mungkin ada isyarat penting untuk kita terutama terkait dengan ungkapan yang sering dikutip para ustadz mengenai hadits nabi soal “pada akhir jaman umat Islam berjumlah besar tapi cuma seperti buih di lautan, dan cenderung cinta dunia dan takut mati.”

Wajah dan suara pak Nazaruddin itu mirip dengan pak Wardy atasanku waktu aku kerja di American Express tahun 1989, cuma pak Wardy lebih kurusan sedikit dan lebih putih serta berkumis.

Seperti pernah aku sebutkan, setelah aku kerja di American Express sejak Maret sampai September tahun 1989, terjadi beberapa kejadian penting di dunia. Tembok Berlin runtuh pada Agustus 1989, Uni Sovyet terpecah menjadi beberapa negara pada tahun 1991, dan negara-negara Eropa Timur menjadi lebih demokratis.

Waktu aku kerja di American Express tahun 1989 itu, bos bule bernama William G. Mould atau lebih suka dipanggil Bill, dan pada 1992 Bill Clinton terpilih menjadi presiden serta diperpanjang lagi pada tahun 1996. Dan Bill Gates mulai menduduki posisi orang terkaya dunia pada 1994 serta bertahan lebih dari 15 tahun, diikuti Warren Buffett pada posisi kedua.

Sejak keruntuhan Uni Sovyet itu, Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara superpower dunia.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, namun bersamaan dengan itu juga menduduki posisi yang kurang baik di bidang korupsi. Seperti terlihat pada data oleh Transparency International yang aku muat di atas, Indonesia memperoleh score yang kecil di bidang penilaian negara-negara yang paling kurang korupsi. Score tertinggi adalah 10, dan yang paling mendekati adalah Denmark dengan score 9,3 pada tahun 2010.

Sedangkan Indonesia, pada tahun 1996 memperoleh  score2,65, pada 1997 memperoleh 2,72 dan pada 2010 memperoleh 2,8. Aku ambil data tahun 1996-1997 yaitu sebelum reformasi tahun 1998, dan tahun 2010 yaitu 12 tahun setelah reformasi. Terlihat bahwa 12 tahun setelah reformasi, ada perbaikan namun cuma sedikit yaitu dari 2,72 menjadi 2,8.

Tak kurang dari ketua KPK pak Busyro Muqoddas pada saat memberi pengantar dalam konperensi pers 18 Agustus 2011 sebelum menunjukkan video perjalanan Nazarudiin, mengatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah semakin sistematis dan kolektif. Apakah ini berarti kta semakin mendekati posisi “seperti buih di lautan”, dengan kata lain kita sedang ikut mendorong dunia ini mendekati akhir jaman……..

Apabila diibaratkan kebaikan bangsa Indonesia adalah 35 juta ton, akan tetapi seiring dengan itu ada pula keburukan akibat korupsi yang berjumlah 35 juta ton, berarti timbangan kebaikan kita menjadi nol, kita cuma seperti buih di lautan.

Maka apakah karena ini pula kita berdua sedang mendapat tugas dari Allah, untuk sekedar menambah lima gram saja timbangan kebaikan itu agar minimal menjadi lebih berat timbangan kebaikan meskipun cuma lima gram.


Jakarta, 21 Agustus 2011.

wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: