Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb


HAL: Antara Arifinto Dan M. Syarif


Anggota Komisi V asal Fraksi PKS, Arifinto (tengah), didampingi pengurus PKS mengundurkan diri dari keanggotaan DPR, Gedung DPR/MPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2011). KOMPAS / TRIBUN NEWS / DANY PERMANA – Selasa, 12 April 2011 | 19:20 WIB
…….
Damage control: Prosperous Justice Party (PKS) legislator Arifinto addresses a media conference in Jakarta on Friday. Arifinto was caught by a photographer browsing for online pornography on his tablet computer while attending a House plenary session on Thursday. Antara/Andika Wahyu / overollcom – Publish date. 10-04-2011 Indonesian parliament member from Prosperous Justice Party (PKS) Arifinto speaks to the media during a press conference announcing his resignation in Jakarta, Indonesia, Monday, April 11, 2011. The conservative lawmaker who helped pass a controversial anti-pornography law resigned Monday after he was caught watching explicit videos on his computer during a parliamentary session. (AP Photo) Mon Apr 11, 7:19 AM ET
…….
In this photo taken on Friday, April 8, 2011, Indonesian parliament member from Prosperous Justice Party (PKS) Arifinto watches a porn video on his tablet computer. The conservative lawmaker who helped pass a controversial anti-pornography law resigned Monday, April 11, 2011 after he was caught watching explicit videos on his computer during a parliamentary session. (AP Photo/Media Indonesia, M. Irfan) MANDATORY CREDIT, NO ARCHIVE, NO SALES Mon Apr 11, 7:19 AM ET
…….
…….
Waktu aku bikin sketsa lukisan diatas sekitar tanggal 10 Februari 2011, aku belum tau mau dipakaikan pakaian apakah pada kamu itu. Maka aku cari foto kamu di Intenet, dan ternyata foto terbaru kamu adalah kamu berjilbab, sehingga di lukisan itupun aku buat kamu berjilbab. Jadi bukan karena aku ada kaitan sama NII sehingga melukis kamu berjilbab seperti itu.
…….
…….
dailymail.co.uk
Ketika aku mempersiapkan surat ini, sempat lihat berita soal pernikahan Prince William dan Kate Middleton di TV. Ada video Kate Middleton waktu jadi peragawati di kampus mengenakan pakaian tembus pandang, diikuti dengan video Prince William seperti sedang membaca dan menulis sesuatu. Kemudian waktu aku mandi pada malam hari, mendadak lampu mati di seluruh komplek padahal sudah lama nggak mati lampu. Seperti mengingatkan pada soal kamu pakai baju tembus pandang tanggal 28 September 2009 di Wisma Nusantara yang diikuti kebakaran di travo gardu induk PLN Cawang pada 29 September 2009, menyebabkan harus dilakukan pemadaman lampu bergiliran selama sebulan lebih.
…….
…….

……
……
Diatas adalah tulisan yang aku muat di Milis teman SMA-ku pada 20 Maret 2011, mengenai tradisi bunuh diri di Jepang. Milis itu tidak terbuka untuk umum, cuma khusus anggota saja. Kemudian pada 15 April 2011 di halaman mesjid Cakra ada anak muda mendekat ke aku naik motor dengan mengenakan kaos bergambar bendera Angkatan Laut Jepang seperti di samping ini. Pada hari yang sama terjadi bom bunuh diri di dalam mesjid yang ada di Polres Cirebon yang dilakukan oleh M. Syarif.
……

…….
This picture taken with a handphone shows an injured policeman receiving medical treatment after being injured by a suicide bomber, at a hospital in Cirebon, West Java on April 15. A suicide bomber wounded at least 26 people when he struck a prayer room in an Indonesian police compound in the first suicide attack on a mosque in the country, police said. (AFP/Str) Fri Apr 15, 7:51 AM ET Pelaku bom bunuh diri diduga bernama Muhammad Syarif. foto.detik.com /AFP /Andra Bimo – Sabtu, 16/04/2011 – 14:36 WIB
……
Warga tampak berkerumun di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Arbi Anugrah /detikcom – Sabtu, 16/04/2011 – 16:33 WIB Indonesian policemen are seen standing guard outside a police station in town where a suspected suicide bomber blew himself up during Friday prayers, in Cirebon, on April 15. (AFP) Sat Apr 16, 1:13 AM ET
…….
Jenazah M Syarif dimakamkan di TPU Pondok Rangon. Egir Rivki /detikcom – Jumat, 22/04/2011 – 13:50 WIB


Bulan April 2011 ini, bulan ulang tahun kamu, ada dua kejadian penting terkait nama Arif yang seperti merupakan isyarat untuk aku. Yaitu peristiwa menyangkut insiden melihat gambar dewasa saat sidang paripurna DPR oleh pak Arifinto, dan kejadian bom di mesjid Cirebon oleh M. Syarif.

Sedangkan nama Arif adalah nama seseorang yang aku sendiri nggak kenal, tapi di awal tahun 80-an ada persoalan yang menyebabkan aku terkait dengan nama Arif. Tahun 1982 ada cewe, tetangga sebelah rumah, yang selama beberapa bulan dekat dengan aku dan kemudian berpindah ke temanku Ferry, namun beberapa tahun setelah itu dia menikah sama seseorang bernama Arif yang konon merupakan anak dari relasi bapak dia. Sang bapak dari cewe itu merupakan seorang tokoh dari organisasi Islam yang besar, tokoh sebuah partai terkemuka, serta pernah pula jadi anggota DPR. Dan kebetulan pula selain kamu, cewe itupun berulang tahun di bulan April juga.

Peristiwa terkait pak Arifinto dari PKS terjadi pada 8 April 2011, ketika beliau tertangkap oleh kamera wartawan sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna DPR. Menyebabkan beliau mengundurkan diri pada 11 April 2011 dari keanggotaan di DPR agar persoalan itu menjadi beres.

Mau tak mau aku pikir kejadian itu seperti terkait dengan apa yang aku tulis di surat terdahulu, mengenai “Wahai Rakyat, Jangan Pilih Saya, Sebab Saya Suka Porno“. Apalagi mengingat pak Arifinto bukan orang sembarangan, beliau bukan anggota biasa di PKS melainkan ikut menjadi pendiri partai PKS yang sekarang termasuk partai lima besar di Indonesia. Berarti ini pesan serius untuk aku, yaitu supaya sesuai yang aku tulis di “Wahai Rakyat, Jangan Pilih Saya” itu, aku tidak perlu masuk politik agar dapat fokus pada persoalan mengenai nasib umat manusia setelah beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan persoalan kita berdua.

Kalau dipandang dari sudut rekayasa, maka bisa saja itu merupakan rekayasa untuk menunjukkan kesetiaan PKS terhadap ikrar koalisi dengan pak SBY dan Partai Demokrat dengan cara ikut mengingatkan aku agar tidak masuk ke politik.

Namun apakah peristiwa itu merupakan rekayasa atau bukan, nggak terlalu penting lagi. Sebab kalaupun bukan merupakan rekayasa manusia, berarti malah lebih serius karena bukan mustahil merupakan rekayasa dari langit agar kita tidak diganggu oleh kecurigaan politik, sehingga kita dapat serius menjalani tugas untuk kebaikan umat manusia setelah beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan kita.

Ketika aku mempersiapkan surat ini pada 24 April 2011, aku sempat lihat berita soal pernikahan Prince William dan Kate Middleton seperti yang sudah muncul sejak beberapa hari lalu, tapi ada sesuatu yang baru yaitu video tentang Kate Middleton waktu jadi peragawati di kampus. Antara lain mengenakan pakaian tembus pandang sehingga daleman dia kelihatan, diikuti dengan video Prince William seperti sedang membaca dan menulis sesuatu. Kemudian waktu aku mandi pada malam hari, mendadak lampu mati di seluruh komplek padahal sejak PLN dipegang pak Dahlan Iskan sudah lama nggak terjadi mati lampu. Seperti mengingatkan pada soal kamu pakai baju tembus pandang tanggal 28 September 2009 di Wisma Nusantara yang kemudian diikuti kebakaran di travo gardu induk PLN Cawang pada 29 September 2009 yang menyebabkan harus dilakukan pemadaman listrik bergiliran di Jakarta selama sebulan lebih.

Sehingga seperti mempertanyakan soal lukisanku yang baru, yang ada kamu pakai jilbab, padahal sebelum ini aku lukis kamu beberapa kali tanpa jilbab. Mungkin mempertanyakan apakah aku terkait dengan NII sehingga melukis kamu berjilbab seperti itu. Maka perlu aku jelaskan disini bahwa ide jilbab itu muncul setelah lihat foto kamu berjilbab di Internet seperti terlihat pada foto di atas. Foto itu aku dapatkan waktu membuat skets lukisan itu pada awal Februari 2011, dan emang yang aku tau setelah kamu keluar dari TV-One kemudian kamu kerja di stasiun TV baru, TV khusus mengenai agama Islam yang cuma dapat dilihat oleh yang berlangganan, semacam Indovision atau Kabelvision.

Peristiwa lain terkait nama Arif adalah yang terjadi pada 15 April 2011, bom bunuh diri di mesjid Cirebon yang menyebabkan M. Syarif si pembawa bom tewas, sedangkan beberapa anggota polisi dan imam mesjid mengalami luka termasuk Kapolres Cirebon pak AKBP Herukoco.

Pada Jumat 15 April 2011 itu aku sholat di mesjid Cakra dekat rumah. Waktu mau masuk tempat parkir motor, agak tertahan karena sudah agak kesiangan sekitar jam 12 kurang seperempat jadi sudah penuh. Saat aku memasuki halaman rumput tempat aku biasa parkir sepeda, ada motor dibawa anak muda usia sekitar 20-an yang mendekat ke aku seperti sengaja untuk menarik perhatianku. Ternyata anak muda itu mengenakan jaket dan di bagian dalam pakai T-Shirt yang ada gambar bendera Angkatan Laut Jepang.

Beberapa hari sebelum itu pada 20 Maret 2011 aku emang tulis di milis bekas teman SMA-ku mengenai soal Jepang. Saat itu ‘kan baru terjadi gempa besar dan Tsunami di Jepang pada 11 Maret 2011, sehingga ada beberapa temanku yang menulis soal semangat orang Jepang. Dan pada 20 Maret 2011 itu di pagi hari di TV-One ada interview dengan dua orang Indonesia yang lama tinggal di Jepang serta seorang Jepang yang lama di Indonesia. Ketika menjelang akhir interview Bagus Priambodo menanyakan soal rahasia semangat orang Jepang, maka si orang Jepang itu mengatakan semangat itu bukan tanpa batas, kalau terlalu lama berada dalam kesulitan bisa patah semangat juga.

Maka akupun menulis di milis teman-teman SMA-ku mengenai fakta bahwa Jepang memang merupakan negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Pada beberapa tahun belakangan ini saja, setiap tahun ada sekitar 30.000 orang melakukan bunuh diri, atau sekitar 80 orang per hari. Dan itu merupakan kebiasaan sejak dulu yang dikenal juga dengan sebutan Harakiri, pada jaman Samurai dulu biasa dilakukan menggunakan pisau atau Samurai kecil.

Saat aku Jum’atan pada 15 April 2011 itu, selain ada anak muda yang pakai kaos T-Shirt bergambar bendera Angkatan Laut Jepang, juga pada saat aku sholat sunnah ada anak kecil yang berteriak di halaman di belakangku “takuuut, …… takuuut,……” seperti mengejek teman dia yang mungkin dianggap kurang berani.

Seminggu kemudian pada 22 April 2011 aku sholat di atas, di lantai 3 mesjid Raya Cinere. Tentu ini bukan soal takut atau berani, sebab aku ‘kan bukan mau jadi jagoan. Lagipula, mau jagoan sehebat apapun kalau terkena bencana dari langit tetap akan terkapar juga tak berdaya. Aku sholat di atas di lantai 3 mesjid Raya Cinere untuk menunjukkan aku tetap berpegang pada komitmenku untuk naik ke atas ke langit, ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia setelah beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan kita.


Jakarta, 25 April 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: