Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  AFC Asian Cup 2011 Dan Australian Open 2011


……..
Japan teammates celebrate with the trophy after winning the final match of the with the AFC Asian Cup tournament against Australia in Doha, Qatar, Saturday, Jan. 29, 2011. (AP Photo/Osama Faisal) Sat Jan 29, 2:50 PM ET
……
Japan’s Keisuke Honda receives the trophy for the AFC Asian Cup 2011 Abdullah Al Dabal Most Valuable Player (MVP) award from Qatar Football Federation President Sheikh Hamad Bin Khalifa Bin Ahmed al-Thani (R) during the presentation ceremony after their 2011 Asian Cup final soccer match win against Australia at Khalifa stadium in Doha January 29, 2011. REUTERS/Mohammed Dabbous (QATAR – Tags: SPORT SOCCER) Sat Jan 29, 2:27 PM ET Qatar’s Crown Prince Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani attends the AFC Asian Cup final soccer match between Japan and Australia in Doha, Qatar, Saturday, Jan. 29, 2011. (AP Photo/Hassan Ammar) Sat Jan 29, 12:04 PM ET
…….
Qatar’s Crown Prince Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, right, and FIFA president Sepp Blatter attend the AFC Asian Cup final soccer match between Japan and Australia in Doha, Qatar, Saturday, Jan. 29, 2011. (AP Photo / Hassan Ammar) Sat Jan 29, 12:13 PM ET Japan team members celebrate with the AFC Asian Cup trophy presented by Qatar’s Crown Prince Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, second right, after winning the final match against Australia 1-0 in Doha, Qatar, Saturday, Jan. 29, 2011. (AP Photo/Hassan Ammar) Sat Jan 29, 2:04 PM ET
…….
Australia’s Harry Kewell, center, misses a goal opportunity during the AFC Asian Cup final soccer match against Japan at Khalifa Stadium, in Doha, Qatar, Saturday Jan. 29, 2011. (AP Photo/Kin Cheung) Sat Jan 29, 11:06 AM ET Japan’s Keisuke Honda (R) celebrates with his coach Alberto Zaccheroni of Italy after winning their 2011 Asian Cup final soccer match against Australia at Khalifa stadium in Doha January 29, 2011. REUTERS/Toru Hanai (QATAR – Tags: SPORT SOCCER) Sat Jan 29, 12:40 PM ET
…….
Japan’s Tadanari Lee shoots to score against Australia’s goalkeeper Mark Schwarzer (R) during extra-time of their 2011 Asian Cup final soccer match at Khalifa stadium in Doha January 29, 2011. REUTERS/Mohammed Dabbous (QATAR – Tags: SPORT SOCCER IMAGE OF THE DAY TOP PICTURE) Sat Jan 29, 12:25 PM ET Japan’s forward Tadanari Lee scores against Australia during their 2011 Asian Cup final football match in the Qatari capital Doha. Japan edged Australia 1-0 in overtime to win the Asian Cup. (AFP/Pornchai Kittiwongsakul) Sat Jan 29, 2:45 PM ET
……

…….
……
……
Belgium’s Kim Clijsters, left, holds the trophy along with runner-up China’s Li Na after Clijsters won their women’s singles final at the Australian Open tennis championships in Melbourne, Australia, Saturday, Jan. 29, 2011. (AP Photo/Rob Griffith) Sat Jan 29, 7:33 AM ET
Novak Djokovic of Serbia (R) holds the winner’s trophy after beating Andy Murray of Britain (L) who poses with the runner’s-up shield after their men’s singles final on the fourteenth day of the Australian Open tennis tournament in Melbourne. Djokovic won 6-4, 6-2, 6-3. (AFP/Greg Wood) Sun Jan 30, 1:51 PM ET


Seperti memberi respon kepada yang aku tulis di surat tertanggal 25 Januari 2011 yaitu “Nggak Sengaja Nonton Asian Cup AFC Jepang vs. Qatar Di Score Cafe Citos” mengenai aku nggak sengaja nonton pertandingan semifinal Asian Cup 2011 antara Jepang vs Qatar saat aku datang di acara ketemuan teman-teman SMP yang diadakan di Score Cafe di Citos tanggal 21 Januari 2011.

Pada surat itu aku tulis bahwa saat Jepang lawan Qatar itu “….aku rada memihak ke Jepang sebab ada Keisuke Honda yang terkait lukisan yang memuat kamu itu”. Dan ternyata pada saat final tanggal 29 Januari 2011, Jepang ketemu Australia, berakhir dengan kemenangan Jepang dengan skor 1-0.

Skor 1-0 ini jadi menarik juga sebab pada acara ketemuan teman-teman SMP yang diadakan di Score Cafe di Citos tanggal 21 Januari 2011 itu aku sempat menyebut 1-0 juga. Waktu itu karena aku melihat terus ke layar yang berada rada jauh dari tempat aku dan teman-teman duduk, ada temanku Koko yang kemudian berkata “Firman bengong aja nih….”, disangka aku sedang bengong karena aku melihat terus ke layar yang berada rada jauh dari tempat aku dan teman-teman duduk. Lalu aku bilang aku lagi lihat pertandingan, dan karena baru saja ada gol waktu itu yang aku nggak tahu sudah skor berapa karena aku nggak lihat dari awal, maka aku bilang “sudah satu nol nih”. Padahal beberapa menit kemudian aku lihat lagi ternyata dari gol itu skor sudah menjadi 2-1. Dan ayah dari temanku Koko itu dulu berbisnis dengan Australia, si Koko itu waktu SD sering cerita soal Australia.  Ternyata kemudian pada saat final tanggal 29 Januari 2011, Jepang menang atas Australia dengan skor 1-0, sehingga seperti merespon apa yang terjadi pada acara ketemuan aku dan teman-teman SMP-ku itu maupun surat yang memuat soal itu beberapa hari sebelum pertandingan final.

Pada sekitar hari yang sama ada pula pertandingan lain yaitu tenis Australia Open 2011, final tunggal wanita pada 29 Januari 2011 dan final tunggal pria pada 30 Januari 2011. Ini juga seperti memuat respon, yaitu terhadap suratku yang lain soal “Tanggal 10 Di Twitter Rahma Dan Deadspot Di Australia Open” tertanggal 25 Januari 2011.

Dalam surat itu aku tulis mengenai kejadian langka berupa Deadspot di lapangan saat pemanasan pertandingan antara Maria Sharapova lawan Julia Georges, dimana kalau bola dilempar ke bagian Deadspot itu maka bola itu akan tidak memantul, melainkan tergeletak saja.

Ternyata pada final tunggal wanita tanggal 29 Januari 2011, ada kejadian langka juga yaitu pada pertandingan itu merupakan untuk pertama kali pemain Asia berhasil masuk ke final Grand Slam tenis dunia, dan dia adalah petenis Cina yang bernama Li Na. Nama tersebut mirip dengan nama istri adik dari kakak iparku yang laki-laki, yaitu Lina dari Yogya.

Meskipun kemudian kalah dari Kim Clijsters petenis Belgia, tapi tetap sudah mencatat sejarah sebagai petenis perempuan Asia pertama yang berhasil masuk ke final tenis Grand Slam dunia.

Sedangkan pada final tunggal pria pada 30 Januari 2011, dimenangkan oleh Novak Djokovic dari Serbia atas Andy Murray dari Inggris. Ini juga seperti memuat pesan untuk soal kita, sebab nama kedua petenis terkemuka dunia itu seperti memuat arti tertentu.

Nama petenis Andy Murray dari Inggris, kalau disingkat menjadi “A.M.” seperti pada namaku A.M. Firmansyah. Sedangkan nama petenis Novak Djokovic dari Serbia seperti memuat pesan soal keperjakaanku. Nama depan “Novak” seperti dari dua kata “no” dan “f..ck”, dimana kata yang kedua harus aku sensor dengan mengurangi huruf “u”. Sedangkan nama belakang Djokovic seperti memuat “djoko” atau “jaka” yang memiliki arti soal keperjakaan. Sehingga nama Novak Djokovic itu seperti memuat pesan agar aku tidak kehilangan keperjakaan melalui perzinahan melainkan melalui pernikahan resmi untuk kebaikan umat manusia, apalagi sudah muncul beberapa bencana besar setiap kali kita seperti akan berpisah.


Jakarta, 4 Februari 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: