Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL: Tanggal 10 Di Twitter Rahma Dan Deadspot Di Australia Open


……
…….
….sports.espn.go.com
…….
Pada 21 Januari 2011, dalam pertandingan tenis di Australia Open terjadi momen langka ketika bola tenis tidak dapat memantul pada suatu bagian tertentu di lapangan tenis Hisense Arena, Melbourne. Jadi kalau bola dilempar ke bagian tersebut, yang disebut dengan istilah deadspot, langsung menggeletak aja bola itu, tidak terpantul. Setelah panitia membor bagian yang tidak memantul itu, barulah bola dapat terpantul lagi dengan normal.
Video pada YouTube: http://www.youtube.com/watch?v=fA8fMUdmvkA
…….
Tournament officials do some minor repair work to surface of the second show court at the Australian Open tennis championships in Melbourne, Australia, Friday, Jan. 21, 2011. An air pocket appeared in the surface of the second show court at the Australian Open on Friday, causing officials to delay the start of Maria Sharapova’s match while repairs were done. Sharapova said she noticed something under her left foot when she approached the umpire’s chair for the coin toss before her third -round match against Julia Goerges of Germany on Hisense Arena. (AP Photo/Rob Griffith) Fri Jan 21, 6:00 AM ET
…..
sports.espn.go.com
Yahoo Sports / Getty Images / AFP PHOTO / GREG WOOD
…….
Maria Sharapova
…….
Julia Georges
Yahoo Sports / Getty Images / AFP PHOTO / GREG WOOD
…….
…….


Soal ini adalah berkaitan dengan Twitter kamu pada tanggal 10 Januari 2011. Merupakan pesan pertama di Twitter kamu pada tahun 2011 ini setelah dua pesan sebelum itu adalah pada 6 Desember 2010 mengenai ucapan Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1432H dan pada 13 Desember 2010 mengenai dunia sedaun kelor.

Pesan pertama di tahun 2011 itu yang kamu muat pada tanggal 10 Januari 2011 menjadi penting karena “tanggal 10″ dapat berarti kita menghindar dari kecurigaan soal politik, kita menanggalkan kemungkinan menjadi penyebab orang nomer satu di negeri ini menjadi kosong. Ini sejalan dengan apa yang aku sebutkan di surat ” Wasior: “Awas Satu Kosong, Rahma” ” dimana aku menyebut pada akhir dari alinea ke-3 bahwa bencana di Wasior itu seperti “Peringatan untuk kita berdua agar jangan menyebabkan orang nomer satu di negeri ini, pak SBY, menjadi kosong”.

Sebetulnya sudah sekitar dua minggu ingin aku tulis soal ini, tapi seperti biasa kadang aku merasa ada soal lain yang perlu ditunggu sebelum menuliskan sesuatu. Dan ternyata soal lain itu muncul pada 21 Januari 2011, dalam pertandingan tenis di Australia Open terjadi momen langka ketika bola tenis tidak dapat memantul pada suatu bagian tertentu di lapangan tenis Hisense Arena, Melbourne. Jadi kalau bola dilempar ke bagian tersebut, yang disebut dengan istilah deadspot, langsung menggeletak aja bola itu, tidak terpantul. Setelah panitia membor bagian yang tidak memantul itu, barulah bola dapat terpantul lagi dengan normal.

Dan seperti sudah menjadi skenario dari langit, pada 22 Januari 2011 ternyata Paris Hilton memuat pesan di Twitter mengenai soal Sid yang seperti terkait dengan nama kota Sydney, kota yang terkenal di Australia.

Semula aku pikir kejadian bola tenis tidak dapat memantul itu kejadian biasa saja, problem yang mungkin emang muncul pada saat tertentu di olahraga tenis cuman aja karena aku nggak terlalu ngikutin berita soal tennis maka aku sendiri aja yang masih terheran-heran. Tapi ternyata banyak juga orang lain yang terheran-heran. Antara lain terlihat dari komentar di situs Discovery Channel yang cenderung ilmiah itu, ada komentar-komentar dari masyarakat mengenai kejadian di Hisense Arena di kota Melbourne Australia itu: “This seems impossible. The court ABSORBS the tennis ball?“….”They’ve been talking about this all day on ESPN“……”I did watch a more in depth video of it from ESPN’s site, but I still don’t get how it completely stops“.

Sedangkan situs SportsGrid menyebut “When you throw a ball down onto a hard, flat surface on planet Earth, so long as it has a sufficient coefficient of restitution, it bounces back up. That’s just physics. (See? Physics.) It’s a fact of our world – not to mention the reason many sports (tennis among them) are possible to play. Balls bounce, because that’s how it is…except for a specific spot on one court at the Australian Open. Yes, somehow, some way, one area of Hisense Arena in Melbourne defied the only laws governing the physical world we’ve ever known. Yes, it looked freaky.

FOX Detroit menyebut: “It’s something you don’t see during most tennis matches — a dead spot on the court.

Herald Sun dari Australia memuat soal ini dengan menggunakan headline: “Amazing dead spot at Hisense Arena“.

Koresponden dari Bleacherreport.com mengatakan: “Seeing a tennis ball thrown at the ground and stopping dead on the ground is truly one of the most bizarre things I have ever seen. When you expect one thing to happen and it doesn’t, it is a weird thing.

Dan itu terjadi di Australia Open tanggal 21 Januari 2011 pada saat pemanasan untuk pertandingan antara Maria Sharapova melawan Julia Georges, dimana nama depan pemain tenis Julia Georges mirip nama depan PM Australia yang baru Julia Gillard, sehingga seperti terkait dengan suratku sebelum ini soal “Banjir Australia Dan Brazil Awal Tahun 2011“.

Banjir besar di Australia dan Brazil pada awal 2011 ini terjadi setelah kedua negara sama-sama baru mulai dipimpin oleh pemimpin perempuan pertama. Brazil sejak awal tahun 2011 dipimpin oleh Dilma Rousseff yang Marxis, dan Australia sejak pertengahan 2010 dipimpin oleh Julia Gillard yang Atheis. Sehingga seperti memuat pesan juga untuk kita yaitu agar kita fokus kepada persoalan kita untuk kebaikan umat manusia dan tidak terpecah konsentrasi kita oleh kepentingan politik.

Banjir besar di Australia menyebabkan tambang batubara Australia mengalami gangguan produksi, sehingga membuka kesempatan untuk perusahaan batubara keluarga Bakrie mengambil alih pasar batubara itu. Dan itu terjadi beberapa bulan setelah kamu keluar dari TV-One yang juga milik keluarga Bakrie. Sehingga ini seperti peringatan dari langit kepada siapapun untuk menghindari kamu, disebabkan kamu harus konsentrasi menjalani tugas dari Allah bersama aku, bukan dengan orang lain, untuk kebaikan umat manusia.

Sedangkan untuk kita berdua, ini menjadi kesempatan langka untuk kita menikah bukan karena soal hawa nafsu terhadap harta, atau hawa nafsu kekuasaan, atau hawa nafsu esek-esek, melainkan karena kita menjalani isyarat-isyarat yang diberikan Allah kepada kita, untuk kebaikan umat manusia.

Tentu kamu sudah tahu bahwa diperbolehkan untuk menikah karena soal harta, atau soal keturunan, atau soal kekuasaan, akan tetapi yang paling baik adalah karena soal ketaatan pada agama.


Jakarta, 25 Januari 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: