Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL: Menghindari Hidup Dikutuk Allah Dalam Kesempitan



Pada surat “Selamat Tahun Baru 2011 Kelor“, aku sebutkan bahwa tanggal 31 Desember 2010 malam aku buka twitter sesudah cukup lama gak buka twitter, dan aku dapatkan pesan twitter kamu pada 13 Desember 2010 yang berbunyi “Dunia emang sedaun kelooooooor..”.

Pesan kamu soal daun kelor itu membuat aku teringat pada ayat-ayat yang memuat soal dunia yang sempit. Sebab arti dari “dunia sedaun kelor” adalah mengibaratkan dunia itu sekecil daun kelor, dimana daun kelor itu memang lebih kecil dari daun biasa. Tapi aku lupa ayat mana saja itu, aku cuma ingat emang ada ayat yang memuat soal dunia sempit.

Alhamdulillah dengan perkembangan teknologi komputer saat ini jadi lebih mudah untuk mencari ayat-ayat itu pada Quran search yang ada di Internet dengan mengisi kata kunci, dan muncullah ayat-ayat itu seperti berikut ini:


……
Surah 9, At Taubah
……
9:25  Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikit pun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai.
……
9:118 dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan tobat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima tobat mereka agar mereka tetap dalam tobatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.
……

……
Surah 20, Ta-Ha
……
20:124  “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta””.”
……
……


Maka itu pula aku merasa sangat penting untuk ketemu kamu dan bicara serius mengenai soal kita, sebab sudah sedemikian banyak isyarat dari Allah untuk kita. Banjir besar di Australia kemarin yang disebut sebagai kejadian sekali dalam seratus tahun, seperti memuat peringatan juga untuk kita berkaitan dengan soal dunia yang sempit.

Sebab akibat banjir itu, pertambangan batubara Australia jadi lumpuh, berarti kesempatan terbuka untuk Indonesia termasuk perusahaan batubara kelompok Bakrie untuk mengisi kebutuhan dunia akan batubara. Padahal kamu justru baru keluar dari TV-One yang juga milik keluarga Bakrie, seperti antara lain disebut oleh Tina Talisa saat acara malam tahun baru: “Rahma Sarita sudah nggak kerja di TV-One lagi……”. Dan banjir besar Australia itu terjadi beberapa bulan setelah kamu keluar dari TV-One yang dimiliki oleh keluarga Bakrie.

Oleh sebab itu agar kita tidak terperangkap dalam kehidupan pada dunia yang sempit karena dikutuk Allah akibat tidak menjalani isyarat-isyarat yang diberikan Allah, selagi masih ada waktu lebih baik kita segera membicarakan dengan serius persoalan kita ini untuk kebaikan umat manusia di dunia.


Jakarta, 15 Januari 2011.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: